DELAPANTOTO – Ustazah sekaligus tokoh pengajian, Umi Cinta, angkat bicara terkait protes sejumlah warga mengenai keberadaan anjing di rumahnya saat acara pengajian berlangsung. Kejadian ini sempat menjadi perbincangan di lingkungan setempat karena dinilai sebagian warga tidak sesuai dengan norma acara keagamaan.
Umi Cinta menjelaskan bahwa anjing tersebut bukan miliknya, melainkan milik kerabat yang sedang menitipkan hewan peliharaan itu untuk sementara waktu. “Saya paham kekhawatiran warga, tapi anjing itu tidak berada di area acara pengajian. Dia dikandangkan di halaman belakang,” ujar Umi Cinta.
Ia menegaskan tidak ada niatan untuk menyinggung atau melanggar aturan agama. Menurutnya, seluruh area yang digunakan untuk pengajian telah dipastikan dalam keadaan suci dan bersih. “Sebelum acara dimulai, kami sudah membersihkan tempat, memastikan semua sesuai syariat,” katanya.
Meski begitu, Umi Cinta mengaku siap berdialog dengan warga untuk menghindari kesalahpahaman di masa depan. Ia juga berterima kasih kepada pihak yang mengingatkan. “Saya menerima masukan. InsyaAllah, ke depan akan lebih hati-hati dalam mengatur lingkungan saat ada kegiatan keagamaan,” tutupnya.
Sementara itu, tokoh RT setempat mengapresiasi sikap terbuka Umi Cinta. Mereka berharap komunikasi antara warga dan penyelenggara acara tetap terjaga baik agar tidak menimbulkan polemik.
Sumber: danatotomacau.pro